Minggu, 24 Februari 2019

SINOPSIS NOVEL BAGAI HUJAN DI MUSIM KEMARAU



Jika perhatian yang diberikan bukan cinta lalu apa?  Aku bahkan kehilangan sesuatu yang bukan milikku.
Kali pertama aku bertanya apa ini takdir?  aku akan jadi milikmu. Namun kali kedua aku menjawab aku menjadi milik yang lain. Aku percaya Tuhan memberikan jodoh yang tak mungkin tertukar. Aku menemukan sosok imamku pada diri Kak Fahri. Sekalipun, Kak Fahri tak pernah melukai hati ini. Dia mencintaiku melebihi cintaku padanya.
        -  Silvia –
Aku tak pernah ragu pada dirimu wahai istriku. Mari kita memulai pernikahan kita dengan saling percaya. Aku akan selalu menjagamu dan mencintaimu apapun yang terjadi.
                                                                               - Fahri-
Aku terlalu pengecut untuk mengatakan aku menginginkannya. Ketika aku menyadari aku mencintainya itu sudah terlambat. Kehilangan begitu menyakitkan aku ingin merebut kembali apa yang telah menjadi milikku. Namun, aku tidak boleh egois karena jika aku mengandalkan keegoisan maka itu bukanlah cinta.
- Andrean-
Kehidupan ini selalu menyimpan banyak misteri. Apa yang kita pikirkan dan harapkan belum tentu akan terwujud, begitulah. Seperti kisah hidupku ini, seseorang yang aku pikir adalah takdirku ternyata dia tidak ditakdirkan untukku,  justru yang terjadi adalah sebaliknya. Cinta ternyata memiliki kekuatan yang luar biasa, cinta yang tulus tidak mudah untuk berubah. Hal itu aku dapatkan dari suamiku, dia mencintaiku sangat mencintaiku. Dia tidak pernah meninggalkan aku dalam keadaan apapun. Aku sadar kehidupan kami tidak luput dari berbagai masalah, namun pada akhirnya kami bisa melewati semua masalah itu. Dan kini kami merasakan kebahagiaan setelah melalui badai kehidupan, “Bagai Hujan di Musim Kemarau”



Novel ini bisa dibeli secara online di beberapa aplikasi antara lain: tokopedia, buka lapak, guepedia.com, Instagram penerbit guepedia, FB penerbit guepedia.com

Banyak pembaca yang setelah membaca novel ini mengatakan bahwa alur ceritanya menarik, bahasanya mudah dipahami, dan katanya penulisnya jahat karena membuat alur cerita yang tarik ulur sehingga membuat pembaca menjadi gemas....... cocok banget nih buat kamu yang suka baca novel. cerita bermula ketika masa kuliah hingga beberapa tahun kemudian. Tentunya bikin greget deh, kalian tahu kan kalau percintaan masa-masa kuliah itu gimana, jelas beda dengan percintaan di masa putih abu-abu tentunya. Boleh banget nih di order ya gaesss!
GUEPEDIA
https://www.guepedia.com/Store/lihat_buku/MTYxOA==
TOKOPEDIA
https://www.tokopedia.com/guepedia/bagai-hujan-di-musim-kemarau
BUKALAPAK
https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/buku/novel/12nwxe9-jual-bagai-hujan-di-musim-kemarau?keyword=
FACEBOOK
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=2121145791529323&set=a.1375179096126000&type=3&theater
INSTAGRAM
https://www.instagram.com/p/BspiSh7AAju

penulisnya memang masih baru sih gaess, tapi kini novel keduanya juga dalam proses penerbitan. Pastinya ceritanya tidak kalah menarik dari novel "Bagai Hujan di Musim Kemarau" ini ya gaess. Btw, novel "Bagai Hujan di Musim Kemarau" ini juga di publish di wattpad yah dengan pembaca lebih dari 1000 pembaca. Nah, sekalian promosi novel kedua nih, novel kedua juga dipublish di wattpad dan sudah dibaca lebih dari 64 ribu pembaca.  oke gaess aku rasa cukup dulu ya! jangan lupa yah untuk tetap baca postingan di blog ini. Thanks, and gomawo :)
BAGAI HUJAN DI MUSIM KEMARAU










Selasa, 02 Agustus 2016

Bagaimana caranya
Jiwa ini tanpamu, namun hati ini denganmu
Entah seberapa keras aku mencoba, tuk membencimu
Sungguh tak kuasa hati ini
Sungguhpun engkau sangat melukaiku
Namun apalah daya hati ini tak bisa melepasmu
Bisikkanlah padaku!
Apa yang harus aku perbuat, tuk merelakanmu.



Semarang, 7 juni 2016
‪#‎coretanku‬

MELODI CINTA

Melodi Cinta
Indah Sari
rindu kini menjelma menjadi gejala
duka tak lagi terasa
mampukah kau mendengar mataku
mampukah kau membaca hatiku
rindu kini tak lagi terbaca
oleh indahnya lantunan lahumu.
melodi-melodi cintamu....!!!!!
sudah lama tak terdengar olehku,
hingga rindu menyayat hatiku.




jepara, 22 juli 2016

Selasa, 23 Februari 2016

ANUGERAHMU

Terima kasih tuhan telah mempertemukanku dengan dia
Terima kasih telah memberiku kebahagiaan bersamanya
Walau itu hanya sesaat........

Tuhan sungguh aku mencintainya
Tetapi aku tak akan pernah bisa memilikinya
Aku mengikhlaskannya pergi
Mencari kebahagiaannya...........

Aku rela dan ikhlas melepasnya pergi
Sungguh tuhan.........percayalah padaku
bagiku TULUS tidak mengharapkan balasan
Dan CINTA adalah etika kamu mampu menyayangi seseorang
tanpa pernah berharap perasaaanmu kan terbalas.




#GOMAWO

Minggu, 20 Desember 2015

hujan







         HUJAN

Dalam derasnya hujan aku menangis
Agar tak ada yang melihatku menangis
Aku bersyukur karenanya
Ditengah derasnya hujan tak akan ada yang menyangka
tangisku menderai

Hujan menutupi semua kesedihanku pada malam itu
Tak sedetikpun kau memandangku
Bahkan aku tak berhak berfikir seperti itu
Kau memang bukan milikku

Tapi kau adalah arti penting dalam hidupku
Terima kasih hujan karena telah menghapus lukaku dengan deras airmu
Terima kasih hujan




#fighting

perih hati ini

Rasaku saat ini

Gelisah,bimbang,bingung
Sedih,bahkan ingin menangis
Semua karena dirimu
Kau tak pernah menyadari kehadiran diriku
Kau tak pernah menganggapku pernah hadir
dalam hidupmu

Sudah hampir lima bulan kita bersama
Walau tanpa ikatan yang pasti
Tapi tak kusangka akan berakhir seperti ini
Berakhir tanpa ada kata yang mengakhiri
Berakhir tanpa ada sebab yang jelas

Aku selalu berusaha mengerti dirimu
Tapi kau tak pernah mengerti aku
Aku selalu berusaha ada buatmu setiap waktu
Tapi kau tak hadir saat ku butuhkan dirimu

Sungguh awalnya aku tak menyangka akan berakhir secepat ini
Dan se tragis ini
AKU HANYA BISA MENANGIS DALAM KESENDIRIANKU
Semoga bahagiamu tetap menjadi bahagiaku

#kau masih menjadi yang istimewa dalam hatiku

Minggu, 15 November 2015

I don't know

I Don't Know
Pertama kalinya aku merasakan hal ini
Seolah aku tiba-tiba membeku
Bibir ini seperti diberi lem
Tanpa bisa mengucapkan sepatah kata
Dihadapannya

Awalnya hanya biasa saja
Seiring berjalannya waktu
Rasa ini tiba-tiba muncul

Sampai sekarang aku tidak mengerti
Apa ini cinta?
Atau ini hanya pelampiasan?


Tak dapat kusimpulkan
Perasaan tak bisa mengingkarai
Tetapi perasaan juga tak sejalan dengan logika

maldo andwe